Dalam upaya membentuk kader-kader muda madrasah yang berjiwa pemimpin, bertanggung jawab, dan berakhlak mulia, MTsN 9 Banyuwangi melaksanakan kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) bagi pengurus OSIM, Dewan Galang (DG), dan PMR. Kegiatan ini berlangsung dengan penuh semangat di aula madrasah dan diikuti oleh seluruh peserta dari ketiga organisasi tersebut.

Kegiatan LDKS resmi dibuka oleh Kepala MTsN 9 Banyuwangi, Bapak Bambang Irawan, S.Pd., M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan ajang penting dalam membentuk karakter kepemimpinan siswa. Beliau juga menambahkan bahwa kegiatan LDKS menjadi bagian penting dari pendidikan karakter di madrasah. Melalui pelatihan ini, para peserta diharapkan tidak hanya mampu memimpin, tetapi juga meneladani nilai-nilai akhlakul karimah dalam setiap tindakan.

Kegiatan dilanjutkan dengan pembagian kelompok peserta ke ruangan masing-masing sesuai dengan bidang organisasi. Setiap ruangan telah disiapkan dengan fasilitas dan pemateri yang kompeten di bidangnya. Peserta OSIM mendapatkan berbagai materi yang bertujuan memperkuat kemampuan kepemimpinan, komunikasi, dan manajemen organisasi.

Materi yang disampaikan meliputi Penguatan Akhlak dan Etika Organisasi, Roleplay Kepengurusan OSIM, Public Speaking dan Komunikasi Efektif.Materi tersebut disampaikan oleh pemateri dari anggota OSIM MAN 2 Banyuwangi dan anggota OSIM MAN 3 Banyuwangi. Melalui kegiatan ini, para pengurus OSIM diharapkan memahami pentingnya sikap profesional, kemampuan berbicara di depan umum, serta kerja sama tim dalam menjalankan roda organisasi di lingkungan madrasah.

Peserta PMR mendapatkan pembekalan tentang dasar-dasar kemanusiaan dan pertolongan pertama. Materi yang diberikan antara lain Prinsip Dasar Kepalangmerahan, Ayo Siaga Bencana, dan Pertolongan Pertama (P3K). Pemateri dari anggota PMR MAN 4 Banyuwangi membimbing peserta dengan praktik langsung, seperti simulasi penanganan luka ringan, teknik menggotong korban, dan langkah-langkah tanggap bencana. Hal ini bertujuan menumbuhkan kesiapsiagaan dan kepedulian sosial pada diri siswa.

Peserta DG mengikuti serangkaian pelatihan yang menekankan pada disiplin, tanggung jawab, dan kepemimpinan dalam kepramukaan. Materi yang disampaikan meliputi Baris Dasar Pramuka; Sejarah Kepramukaan; dan Organisasi, Kepemimpinan, dan Tanggung Jawab. Pemateri kegiatan DG yaitu Adi Siswanto, Dardiri, dan Sandi, yang memberikan pembelajaran dengan metode interaktif dan praktik langsung di lapangan.

Kegiatan LDKS OSIM, DG, dan PMR ini diharapkan mampu menumbuhkan potensi kepemimpinan siswa serta menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, dan kerja sama. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah bagi peserta untuk mengenal lebih dalam tentang tata kelola organisasi, komunikasi efektif, serta nilai-nilai kemanusiaan dan kepramukaan.

Dengan beragam materi dan metode pembelajaran yang menarik, LDKS MTsN 9 Banyuwangi bukan hanya sekadar kegiatan rutin tahunan, tetapi juga menjadi langkah nyata madrasah dalam membentuk generasi muda yang tangguh, cerdas, berkarakter, dan siap menjadi pemimpin masa depan.